Hampir setengah tahun lamanya, saya belum saja menulis cerita ini. Baiknya, dalam setiap kali manusia pergi ke suatu tempat untuk bermusafir hendaknya kita mendapatkan suatu cerita yang bisa kita petik hikmah atau nilai positif dari sana. Singkat cerita, saya dan Budhe sudah di pesawat garuda untuk pergi dari Bandara Soekarno Hatta ke Hongkong International Airport. Mendapatkan tempat duduk ditengah-tengah dari total tiga kursi bukan suatu masalah yang besar bagi saya. Kalau dulu sih, pasti pinginnya disamping jendela supaya bisa melihat pemandangan kota setempat.
Tak lama setelah saya duduk, seseorang perempuan berjaket, berjilbab menutupi dada, dan membopong ransel hitam besar datang untuk menaruh tasnya di kabin. "Ooh, ternyata ini ya, penumpang yang duduk di pinggir jendela", kataku dalam hati. Dari penampilannya, saya bisa menebak kalau dia berprofesi sebagai Tenaga Kerja Indonesia. Setelah dia duduk, saya mulai iseng bertanya-tanya mengenai pekerjaannya. Ternyata, si mbak itu sudah cukup lama bekerja di Hong Kong dan dengan bangganya mengutarakan tempat majikannya di daerah Cos Way Bay.
