Sunday, September 30, 2012

Basil in the Pot

Hi everyone, melanjutkan dari hasil menanam di kebun. Saat ini saya mulai bangga dengan hasil menanam salah satu tanaman saya. Nama tanamannya adalah Basil. Apa itu basil? Basil atau Ocimum basilicum adalah satu keluarga dengan tanaman mint-mintan. Apabila diiris menghasilkan sensasi bau aromatik yang kuat dan harum. Di Indonesia, kita mengenal salah satu daun yang masih dekat adalah daun kemangi atau sweet lemon Basil yang biasanya dipakai oleh masyarakat Sunda untuk dijadikan lalapan atau sajian bersama menu oncom dan leunca. 

Ada cerita lucu mengenai daun yang wangi ini. Jangankan basil, kemangi saja ternyata banyak orang yang tidak menyukai baunya. Teman saya, sebutlah namanya Nainggolan. Sewaktu Ibunya datang dari Medan ke kampus di Bogor, diajaklah untuk makan di rumah makan khas sunda. Lauknya bisa ikan atau ayam dengan dua pengolahan, bakar atau goreng. Kemudian disajikan dengan sambel merah dan lalapan. Lalapan yang umum di daerah kampus timun, kol, dan kemangi. Sontak si Ibu Nainggolan ngomel, macam mana orang jawa ini, daun wangi kok dimakan ya!  Saya yang diceritain aja geli, Tapi terkadang untuk benar-benar dimakan mentah bau menyengatnya sangat mengganggu.

Nah, bagimana dengan basil? Saya sudah tahu ada namanya waktu nonton Iron Chef di indosiar. Dimana pesertanya berasal dari hotel berbintang dari Pulau Jawa yang kalau di awal muncul dari bawah. Rata-rata udah berusia paruh baya dengan wajah tegas dan berkumis. Nah kemudian, si MC-nya sangat atraktif, tiap episode berganti-ganti kostum dan warna rambut. Dulu yang paling fenomenal, rambutnya di cat emas, kostum vampir, dan membawa rantai dengan ujung bola berduri. Inilah tontonal 90's generation sebelum ada masterchef. Eh kok malah bahas acara tv ya? Yasudah, intinya salah satu peserta ada yang buat garnish pake daun basil dan dibuat menjadi bisa dimakan. Penasaran, mencari-cari bagaimana rasanya, baru-baru tahun 2010 ke atas saja daun ini dipasarkan di supermarket. Paling enak kalau dicampur dengan pasta.


My Basil
Kalau beli, paling cuma tahan satu minggu. Alhasil, saya iseng mencoba menanam dari bibit. Yang saya tanam adalah sweet genovese Basil. Awalnya tanaman ini lambat sekali tumbuhnya. Padahal sudah terkena matahari pagi. Dan, ketika saya pindahkan ke bawah loteng, dimana sinar matahari siang masih menembus. Pertumbuhannya semakin cepat dan Basil saya pun sekarang sehat dan bugar. Yang lebih menyenangkan lagi, bunganya sudah mulai tumbuh. Sebagai amatiran dalam menanam, hasilnya cukup membanggakan. Apalagi kata teman yang dari Fakultas Pertanian, menanam herbs atau tumbuhan import agak tricky. Wah jadi tambah seneng. Akhirnya sekarang kalau mau buat pasta atau frech food lainnya tinggal petik aja deh. Hehe..

No comments:

Post a Comment