Syariat kedua setelah kita menjalani thawaf adalah melakukan Sa'i. Sa'i ini sendiri adalah ibadah yang kita lakukan untuk mengingat perjuangan Istri Nabi Ibrahim, yaitu Siti Hajar saat mencari sumber mata air di tangah gurun tandus, di antara bukit Shafa dan Marwah. Saat ini tempat Sa'i lah yang kita tuju.
Sebelumnya dalam buku karangan Agus Mustofa juga sudah diterangkan jika sekarang agak sulit mendalami perjuangan Siti Hajar. Kenapa? Karena setting dari kedua bukit tersebut sudah sangat diubah. Pada saat kita memulai Sai dari bukit Shafa (yang tidak terlihat seperti bukit), terdapat diorama tumpukan batu yang menggambarkan kontur tanah berbatu. Kemudian terdapat jalur panjang menuju Bukit Marwah. Viewnya seperti yang ada di bandara jika kita akan memasuki gate pesawat. Di tengahnya pun sama persis, terdapat "jalur khusus" yang hanya digunakan oleh jamaah yang memakai kursi roda. Kemudian pada beberapa sisi terdapat lampu neon hijau. Disitulah, dianjurkan para jamaah berlari lari kecil.
