| Pemandangan dari Kereta Progo |
Saya baru tahu, kalau yang membedakan kereta ekonomi adalah tingkat kekerasan kursi dan kaku. Untuk orang berkaki panjang alias tinggi, saya sarankan membeli tiket kereta yang eksekutif atau pesawat saja sekalian. Alhasil, saya tidak menikmati perjalanan malam tersebut. Punggung pegal dan leher pun nggak karuan minta untuk rebahan.
Salah seorang penumpang yang duduk sebaris menawarkan saya untuk pindah ke samping jendela. Karena mungkin ngelihat saya rusuh, gak bisa tidur walau udah sewa bantal kaku seharga 10.000. Niat baik si mas itu gua sambut dengan bahagia. Tetapi, tetap saja saya gak bisa tidur tuh walau leher dan kepala sudah nemplok ke jendela :(
Pada pukul 06.00 pagi perjalanan sudah hampir mendekati Kota Jogja. Detik itu saya ikhlaskan kalau saya tidak bisa tidur nyenyak. Berharap otak dan hati sinkron agar perjalanan saya pagi itu tidak menjenuhkan.