Satu malam sebelum kita pergi ke Mekkah, dilakukanlah pengajian kecil setelah Isya untuk memperdalam makna umrah dan cara berihram ihram. Kami pun duduk berhamparan di kamar hotel untuk mendengarkan ceramah Pak Ustadz. Makna, tantangan, kewajiban, dan larangannya.
Pak Ustadz pun berkata "Sewaktu kita umrah, serahkanlah semua urusan kepada Allah swt, apapun yang terjadi. Baik atau buruk. Susah maupun kesulitan. Disitulah kita diuji sifat asli kita. Segala peraturan yang dibuat pada saat umrah, harus kita jalankan, apakah itu tidak boleh memakai wangi wangian, mencukur rambut, atau memotong kuku. Bahkan tidak memakai pakaian dalam untuk pria."
Pak Ustadz pun berkata "Sewaktu kita umrah, serahkanlah semua urusan kepada Allah swt, apapun yang terjadi. Baik atau buruk. Susah maupun kesulitan. Disitulah kita diuji sifat asli kita. Segala peraturan yang dibuat pada saat umrah, harus kita jalankan, apakah itu tidak boleh memakai wangi wangian, mencukur rambut, atau memotong kuku. Bahkan tidak memakai pakaian dalam untuk pria."
Dendanya jika kita melanggar adalah menyembelih satu ekor kambing . Pastinya kita tidak ada yang ingin dong! Karena sudah pasti akan merepotkan Pak Ustadz dan jamaah lainnya. Saya pun mangut mangut dan mematrikan materi ini di dalam hati dan pikiran. "Jangan sampai gua sendiri nih yang khilaf gara gara banyak dosa di Indonesia".
Pengajian malam itu ditutup dengan doa bersama dan briefing untuk keberangkatan besok hari sebelum kembali ke kamar masing masing,